ADBM lanjutan

Api di Bukit Menoreh Karya Ki SH Mintardja terpaksa berhenti di jilid 396 karena beliaunya meninggal dunia.
Penasaran…., begitulah mungkin yang ada di dalam dada semua pecinta ADBM.
Berpangkal dari hal tersebut, maka beberapa orang terpanggil untuk mencoba meneruskan kisah Agung Sedayu dan kawan-kawannya (juga musuh-musuhnya).
Paling tidak, ada 3 orang yang telah mencoba meneruskan cerita tersebut.

  1. Ki Agus Surono, di blog adbmcadangan diberi halaman Bukan ADBM
  2. mbah_man, dengan Terusan ADBM nya di blog gagakseta diberi halaman Terusan ADBM
  3. Flam Zahra, awalnya diposting di facebook grup ADBM, tetapi kemudian diposting di Hati ADBM
  4. Agus Malindo, dengan Mendung di Lereng Merapi (MdLM), diposting di MdLM
  5. mbah_man dengan Sejengkal Tanah Setetes Darah, lanjutan dari Terusan ADBM

Satpam coba kumpulkan di sini, semoga sanak-kadang yang telah menyelesaikan ADBM (meskipun di blog ini sendiri sampai saat tulisan ini dimuat baru sampai jilid 353) dapat mengikuti sepakterjang Agung Sedayu dan kawan-kawannya, termasuk musuh-musuhnya.

Kami mohon maaf kepada keluarga Ki SH Mintardja, yang telah lancang mengupload lanjutan ADBM yang mungkin tidak sesuai dengan angan-angan beliau. hal ini semata-mata hanya untuk memenuhi kedahagaan sanak-kadang pecinta almarhum atas kisah yang beliau awali dan “tidak terakhiri”. Mohon maaf…….

Monggo

Lereng Gunung Kawi, Juni 2013.

Advertisements

12 Responses

  1. mulai buku iv bagian 350 dstnya ada lanjutannya ga mas?

    ada, tetapi sabar nggih.
    kecepatan upload kami hanya tiga hari sekali, saat ini (1 Juli 2013) sudah sampai 354, selanjutnya tiap tiha hari sekali upload satu jilid.

    • saya sudah membaca ADBM sampai jilid 319 saat ini, kemarin sabtu saya sempat napak tilas ke Mataram, saya belain brgkt dari Tangerang Selatan pengen tau Mataram. Sampai disana saya sempat sholat jumat di masjid gede Mataram belakang pasar. setelah itu melihat makam Panembahan senopati dan bekas sisa2 keratonnya.
      Namun pertanyaan yang tersisa di pikiran saya apakah wilayah tanah perdikan menoreh, jatinom, kademangan sangkal putung dll itu sekarang masih ada apa nggak atau masih ada tapi ganti nama…? atau nama wilayah itu hanya sekedar karangan cerita saja. mohon info para pini sepuh yang berkompeten…. matur nuwun

      • Jatianom adalah nama kecamatan di kab klaten dan sangkal putung nama desa di kota klaten, Menoreh nama desa di kab magelang

      • Manawi badhe tindak Sangkal Putung, saking Mataram tumuju Pajang, Kademangan Sangkal Putung keleres sak leripun Klaten, manawi badhe Tindak Jatianom, Saking Sangkal Putung menggok ngiwo (Ngilen watawis 7 Km) mangke badhe Nglangkungi Macanan, caket dalemi[un Ki Tanu Metir, lha saksampunipun dumugi Jatianom, bablas mangaler dumugi Boyolali terus bablas Semarang

  2. mana nih lanjutan versi mah Man dll…, semuanya kok ” menggantung…”, hadeuh…

    • 1. Lanjutan dari K.Agus Surono, kami hanya pasang link saja, kelanjutannya tidak memantau.

      2. Lanjutan dari Agus Malindo, karena permintaan yang bersangkutan, postingan kami hentikan, dan yang sudah diposting kami hapus.

      3. Lanjutan dari mbah_man dan Flam Zahra, kami posting jika paling tidak terkumpul 26 halaman (sepertiga bagian buku). Saat ini sedang kejar tayang, maksudnya halaman demi halaman diposting di tempatnya masing-masing.

      4. Flam Zahra memang lama vakum, beberapa saat yang lalu mulai ada postinan, tetapi vakum lagi. Jika ingin mengikutnya, silahkan masuk ke webistenya di https://www.facebook.com/groups/905598132793572/

      5. Demikian juga halnya dengan naskah mbah_man, jika tidak sabar silahkan tengok di https://cersilindonesia.wordpress.com/tadbm-411. Postingan tidak setiap hari dan tidak tentu harinya tergantung kesempatan beliau masing-masing.

      Mohon disadari, beliau-beliau itu bukan penulis yang sebenarnya, hanya menyalurkan hobinya saja. Beliau-beliau juga mempunyai pekerjaan utama sebagaimana kita, sehingga kesempatan menulis tergantung dari tersedianya waktu untuk menuliskan idenya. Selain itu, menulis juga tidak mudah, jika suasana hati sedang tidak baik ya tidak bisa mengeluarkan idenya dengan lancar.

      nuwun….

  3. * oklik .. maturnuwun ..

  4. Ada yang melanjutkan karya SHM sudah merupakan kebaikan … Terima kasih semuanya …

  5. mau nanya nih mas, apakah nama padukuhan2 di cerita ADBM seperti Tanah Perdikan Manoreh, Jatinom, Sangkalputung memang benar2 ada dan saat ini masih ada wilayahnya?

    Perbukitan Menureh ada di barat Kali Progo, Sangkalputung dan Jatianom sepertinya ada di Klaten

    • apakah ada semacam agent travel yang menyediakan wisata napak tilas ADBM mulai dari Pajang, Jatianom, sangkal putung, prambanan, keraton mataram, istana mondorakan, sela, kali progo, kali opak, tambak wedi, alas tambak baya, kajoran, mangir, ganjur, sampai wilayah tanah perdikan menoreh… Bila ada yang mengetahui adanya agent travel atau yang mengadakan program napak tilas wilayah tersebut, mohon saya diinfo ya… matur sembah nuwun… salam adji.

  6. matur nuwun sanget atas penjelasannya tentang lokasi sangkalputung, jatinom dan sekitarnya sehingga menjadi jelas.
    Masih ada ganjalan dipikiran saya saat ini adalah wilayah tanah perdikan menoreh.
    Kalao saya bayangkan Ki Agung Sedayu itu menuju Mataram sepertinya dekat sekali, tinggal keluar dari Tanah Perdikan Menoreh trus menyeberang kali progo tidak lama kemudian sampai lah di Mataram.. Sedangkan kalau saya cari di Google Map, yang namanya Menoreh (Desa Menoreh) letaknya di Salaman Kab Magelang< berarti jauh sekali dari Mataram.
    Apakah yg dimaksud oleh SHM dg Tanah Perdikan Menoreh itu adalah Desa Menoreh yang sekarang ini atau kota lain yang lebih dekat dengan Mataram?
    Mohon pencerahan dalam hal ini… matur sembah nuwun

    • Kayaknya sih kalo yang di magelang waktu itu masih berupa alas kedu di seputaran gunung tidar tempatnya ki waskita, kalo tanah perdikan menoreh itu sepertinya sekarang ini wilayah kota wates karena diceritakan di belakang daerah perbukitan ada lahan persawahan yg subur, berarti ada bukit dan bentangan tanah datar utk sawah dan kondisi geografis spt itu mirip dengan kota wates (atau mungkin lebih ke utara sedikit)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s